Wisata Alam Hutan Magrove PIK Jakarta Barat
"Wisata keindahan alam dan pelestarian lingkungan yang tersebunyi di Jakarta Barat"
![]() |
| Hutan Mangrove PIK Jakarta |
Hey Sahabat, ternyata di Jakarta ada tempat wisata alam yang sangat indoh loh, tepatnya didaerah Pantai Indah Kapuk atau sering disebut (PIK), nah bagi yang belum tahu, nih Leo kasih tau yah, namanya wisata Hutan Mangrove.
Pertama Hutan Mangrove ini baru tahu kalau di Jakarta ada wisata alam yang menarik. Saya sangat tertarik tentunya ketika kota Jakarta mulai melestarikan lingkungan dengan mengembangkan hutan mangrove. Selain itu PIK juga mengembangkan wisata hutan mangrove ini sebagai Taman Wisata Alam (TWA) Hutan Magrove Angke. Untuk lokasinya ini berada di PIK tepatnya di ujung kompleks perumahan Pantai Indah Kapuk (PIK), paling tepatnya itu belakang Tzu Chi.
Selain berfungsi tepampat wisata dan kelestarian lingkungan, fungsi hutan mangrove sangatlah beragam, dan TWA ini adalah merupakan alternative untuk kita bisa menikmati udara segar alam bakau Jakarta. Pas ditanya dipusat informasi TWA ini luas lahannya adalah sekitar 99,82 hektar, cukup kecil sih untuk ukuran wilayah di Jakarta, ditambah minimnya lahan hijau dijakarta, nah dari luas lahan itu, dimana 40% dari hutan mangrove merupakan ataupun area penanaman mangrove, tempat menjadi sangat cantik sekali, dengan penginapan – penginapan alamnya yang sperti rumah panggung. Wisata ini pun bisa naik kapal atau wisata melestarikan lingkungan dengan menanam pohon bakau. Berkeliling di Taman wisata hutan mangrove ini memang sangat menyenangkan.
Nah pas mulai masuk dan membayar tiket masuk nih, langsung deh berkeliling sampai ujung, lumayan pegel juga sih hehehe, Suasana di hutan mangrove PIK memang nyaman. Banayk pohon - pohon trembesi sepanjang jalan setapak, sejuk seakli rasanya, bebrbada dengan Jakarta yang saya kenal, pohon – pohon yang menjuntai membuat gapura - gapura sepanjang jalan. Oh iya, TWA ini di khusukan dan hanya untuk pejalan kaki. Untuk kendaraan harus diparkir di tempat parker, permukaan jalan setapaknya itu menggunakan con-block bagus sebagai ‘jalan resapan’, sangat brilliant idenya yah. Con-block nya cukup padat, tetapi tidak di semen loh, sesuai pada umumnya. Sehingga air hujan bisa menyeruak tanah, sehingga terserap tanah.
Pertama Hutan Mangrove ini baru tahu kalau di Jakarta ada wisata alam yang menarik. Saya sangat tertarik tentunya ketika kota Jakarta mulai melestarikan lingkungan dengan mengembangkan hutan mangrove. Selain itu PIK juga mengembangkan wisata hutan mangrove ini sebagai Taman Wisata Alam (TWA) Hutan Magrove Angke. Untuk lokasinya ini berada di PIK tepatnya di ujung kompleks perumahan Pantai Indah Kapuk (PIK), paling tepatnya itu belakang Tzu Chi.
Selain berfungsi tepampat wisata dan kelestarian lingkungan, fungsi hutan mangrove sangatlah beragam, dan TWA ini adalah merupakan alternative untuk kita bisa menikmati udara segar alam bakau Jakarta. Pas ditanya dipusat informasi TWA ini luas lahannya adalah sekitar 99,82 hektar, cukup kecil sih untuk ukuran wilayah di Jakarta, ditambah minimnya lahan hijau dijakarta, nah dari luas lahan itu, dimana 40% dari hutan mangrove merupakan ataupun area penanaman mangrove, tempat menjadi sangat cantik sekali, dengan penginapan – penginapan alamnya yang sperti rumah panggung. Wisata ini pun bisa naik kapal atau wisata melestarikan lingkungan dengan menanam pohon bakau. Berkeliling di Taman wisata hutan mangrove ini memang sangat menyenangkan.
Nah pas mulai masuk dan membayar tiket masuk nih, langsung deh berkeliling sampai ujung, lumayan pegel juga sih hehehe, Suasana di hutan mangrove PIK memang nyaman. Banayk pohon - pohon trembesi sepanjang jalan setapak, sejuk seakli rasanya, bebrbada dengan Jakarta yang saya kenal, pohon – pohon yang menjuntai membuat gapura - gapura sepanjang jalan. Oh iya, TWA ini di khusukan dan hanya untuk pejalan kaki. Untuk kendaraan harus diparkir di tempat parker, permukaan jalan setapaknya itu menggunakan con-block bagus sebagai ‘jalan resapan’, sangat brilliant idenya yah. Con-block nya cukup padat, tetapi tidak di semen loh, sesuai pada umumnya. Sehingga air hujan bisa menyeruak tanah, sehingga terserap tanah.
![]() |
| Wisata Alam Hutam Mangrove Jakarta |
Nah ada ‘Gapura’ pepohonan, eh perlu kalian tahu, Gapuranya tidak di buat manusia yah, Ini adalah salah satu bukti bahwa hijau nya pepohonan mampu menyerap panas teriknya matahari, hingga kita merasa nyaman, TWA juga menyediakan edukasi dengan mendokumentasikan nama - nama jenis pohon bakau. kita bisa mempelajarinya loh, mereka juga menyediakan jembatan - jembatan untuk memasuki hutan bakau yang asli. Untuk Jembatannya dibuat dari kayu, bambu dan tali - tali, untuk memudahkan wisatawan berjalan - jalan diantara tanaman – tanaman bakau tersebut.
Pada tiap bagian, mempunyai fungsi sendiri - sendiri. Ada yang hanya sekedar tanaman bakau yang sudah tua, atau juga ada yang merupakan pembibitan. Hutan mangrove yang sungguh sangat asri, berdampingan dengan kehidupan ekosistem yang baik, untuk keberlangsungan makhluk hidup secara lebih luas. Memang harusnya Jakarta menyadarinya untuk sangat peduli lingkungan dan pelestarian lingkungan.
Pada tiap bagian, mempunyai fungsi sendiri - sendiri. Ada yang hanya sekedar tanaman bakau yang sudah tua, atau juga ada yang merupakan pembibitan. Hutan mangrove yang sungguh sangat asri, berdampingan dengan kehidupan ekosistem yang baik, untuk keberlangsungan makhluk hidup secara lebih luas. Memang harusnya Jakarta menyadarinya untuk sangat peduli lingkungan dan pelestarian lingkungan.
Leo Aditia - Blogger


Comments
Post a Comment